Showing posts with label Peristiwa. Show all posts

Baca Juga :



Foto: istimewa


Upaya program nasional dalam meningkatkan kualitas SDM melalui "Implementasi Program Revolusi Mental Menuju Indonesia Cerdas 2024".

"Ini sebagai upaya untuk mendorong kemampuan masyarakat agar berkarakter. Membiasakan membaca, serta meningkatkan kesadaran orang tua, dan juga peran guru dalam mengarahkan minat baca," terang Agus Purnomo, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemkab Jombang kepada Kantor Berita RMOLJatim usai kegiatan sosialisasi Pembudayaan Kegemaran Membaca di ruang Bung Tomo, Pemkab Jombang, Kamis (18/7).

Lebih lanjut, Kepala Bidang Pengkajian dan Pemasyarakatan Minat Baca Perpusnas, Nani Soraya menambahkan, tujuan kegiatan ini sebagai bentuk eksistensi dan peran strategis perpustakaan sebagai institusi penyedia bahan bacaan. Selain itu, sebagai peningkatan masyarakat dalam upaya budaya gemar membaca melalui sejumlah komunitas.

"Perpustakaan itu bukan hanya gudang buku tapi perpustakaan merupakan tempat kegiatan belajar," ungkapnya.

Sementara, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, M Jazuli sangat mengapresiasi terlaksananya program kegiatan tersebut. 

Menurutnya minat baca masyarakat Indonesa itu memang tinggi, akan tetapi masih ada yang terus didorong yakni daya baca. 

"Daya baca masyarakat masih kurang. Dan daya baca ini akan dipacu melalui kegiatan ini,” tandasnya.[bi/aji] 

Baca Juga :


Foto: Ilustrasi
Kamu hanya perlu sedikit kreatif untuk memanfaatkan lirik-lirik ini sebagai jawaban dari berbagai masalah hidup~

Setiap kali bermain media sosial, saya sering terkagum-kagum dengan kreatifitas warganet dalam membuat aneka meme tentang situasi aktual yang sedang ramai diperbincangkan. Ada saja cara warganet membuat permasalahan seberat apapun menjadi bahan guyonan yang renyah. Misalkan saja kala Setya Novanto dirawat di rumah sakit dan mendadak sembuh karena menang praperadilan terhadap KPK. Tak terhitung banyaknya meme yang beredar dan membuat Novanto pun meradang hingga mempolisikan orang-orang yang membuat memenya.
Ternyata, kreatifitas warganet tak berhenti di situ. Bahkan lagu-lagu qasidah yang bernuansa religi pun bisa mereka gunakan sebagai bahan untuk menjawab aneka permasalahan hidup! Tanpa bermaksud menistakan suatu agama tertentu, warganet membuat screenshot dari karaoke lagu qasidah yang liriknya unik. Misalkan saja dari lagu Bom Nuklir milik kelompok qasidah Nasida Ria yang lantas viral lewat laman Facebook Qasidah Memes for All Occasions. Inilah beberapa diantaranya:

1. Reaksimu ketika duduk di dekat pujaan hati



















(Facebook)

Pernah berada dalam kondisi seperti ini? Potongan lirik qasidah ini pasti menggambarkan dengan tepat perasaan hatimu itu beserta reaksi yang timbul.

2. Setan memang penggoda yang luar biasa



















(Facebook)

Salah satu lirik lagu qasidah ini menjelaskan dengan tepat kenapa uang jajanmu bisa raib begitu saja tanpa sisa.

3. Jauhkan diri dari segala hutang



















(Facebook)

Dapet telepon dari nomor tak dikenal, ketika diangkat ternyata sales kartu kredit dan egala bujuk rayunya. Lirik lagu qasidah ini jawabannya!

4. Kecoak memang menjijikkan dan menyebalkan!



















(Facebook)

Ternyata bukan cuma saya saja yang merasa bahwa kecoak itu pintar berkelit dan susah dibasmi~

5. Jawaban tepat ketika ditanya ortu



















(Facebook)

Terkadang, orang tua hanya bisa marah-marah saat nilai kita di sekolah jelek. Andaikan mereka mau duduk bersama kita lantas bertanya baik-baik tanpa mengintimidasi, mungkin kita bisa menjawab seperti gambar ini.

6. Ketika kamu masih mengharapkan sang mantan



















(Facebook)

Sudahlah, ngaku saja kalau kamu terkadang masih merindukan mantan dan berharap ia kembali kepadamu lagi. Masa iya harus disindir lewat potongan lirik qasidah gini sih?

7. Mengucap salam untuk mempererat silaturahmi



















(facebook)

Setelah dapat like di IG dari mantan tadi, beberapa waktu kemudian dapat kabar kalau dia putus dari pacarnya. Inilah waktu yang tepat untuk mengucap salam. Sekalian mempererat tali silaturahmi~

Baca Juga :

Pada dasarnya, kita tidak pernah tahu bagaimana jalan hidup yang akan kita lalui. Bisa saja jalan itu mengantarkan kepada kebahagiaan. 


Tapi di satu sisi, bisa juga mengantarkan kita kepada hal yang mendatangkan kesedihan. Seringkali, jalan hidup seseorang tidak selamanya mulus.

Bahkan, beberapa orang harus melewati jalan terjal dan berliku di dalam hidupnya.
Seperti apa yang dialami pria ini.

Pria yang diketahui berprofesi sebagai montir ini tak pernah menduga kalau dirinya akan menghadapi sebuah hal tak terduga.

Hal tersebut bahkan membuatnya harus berhadapan dengan kenyataan pahit yang erat kaitannya dengan rumah tanggannya.

Kisah pria yang identitasnya dirahasiakan ini sempat menjadi viral dan beredar di beberapa grup yang ada di Facebook.

Menurut beberapa sumber, kisah ini sempat diunggah ke salah satu grup di Facebook bernama Muka Batak.

Kisah pria ini diunggah oleh sebuah akun facebook bernama Bang Boy.

Bang Boy awalnya mengunggah sbeuah foto beserta tulisan mengenai kisah pria tersebut.

Sayangnya, tidak diketahui pasti darimana pria ini berasal, termasuk identitasnya.

Akan tetapi kisah pria ini sudah banyak menyentuh hati para netizen yang merasa terharu saat membacanya.

Dalam ceritanya, seseorang yang berkenalan dengan pria ini mengaku mendapat banyak pelajaran berharga.

Menurut ceritanya, pria ini dikethaui menikah saat usianya masih sangat muda.

Yakni 20 tahun.

Usai menikah, ia menjalani pekerjaan sebagai seorang montir untuk menafkahi keluarganya.

Selama pernikahannya, ia dan sang istri sudah dikaruniai 2 orang anak.

Pekerjaannya sebagai montir sering membuat pria ini harus bekerja ekstra keras.

Apalagi sang istri ternyata masih menempuh pendidikan di salah satu universitas di Indonesia.

Selain harus menafkahi keluarga, pria ini juga harus bekerja keras demi bisa membiayai biaya kuliah dari sang istri yang berharap bisa lulus sebagai sarjana.

Tak lama setelah menyelesaikan pendidikannya, sang istri pun akan segera di wisuda,

Namun, wisuda ini ternyata memakan biaya yang jumlahnya tidak sedikit.

Sang suami harus mengumpulkan uang sebesar Rp 10 juta demi wisuda sang istri.

Rasa tanggungjawabnya sebagai suami membuat pria ini pun rela banting tulang dan bekerja lebih keras agar bisa mendapatkan uang tersebut.

Setelah berjuang sangat keras, pria ini berhasil mengumpulkan uang tersebut.

Uang itu langsung ia berikan kepada sang istri agar bisa dibayarkan untuk wisudanya.

Dan tak lama berselang, istrinya pun akhirnya di wisuda dan lulus dari universitas tersebut.

Namun, ada sebuah kejadian menyedihkan yang terjadi setelah wisuda itu.

Usai menjadi sarjana, sang suami merasa ada perubahan pada diri istrinya tersebut.

Yang lebih membuat hatinya hancur, sang istri seolah lupa kalau suaminya itu sudah bekerja mati-matian demi dirinya.

Sang suami rela bekerja siang dan malam tak hanya demi keluarga, tapi demi sang istri agar bisa lulus kuliah.

Semua hal itu ternyata dilupakan sang istri begitu saja.

Bahkan, keduanya pun sampai berpisah tak lama setelah sang istri di wisuda.

Sumber: palembang.tribunnews

Baca Juga :

Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jombang, Jawa Timur melalui Jombang Student Research (JSR) melakukan penelitian atau riset terkait tingkat kegemaran membaca sejumlah pelajar yang ada di Kota Santri itu.
 
Periode Riset yang berlangsung sejak 1-29 November 2018 lalu itu kemudian hasilnya dipaparkan pada Jumat (15/2) dengan model Kongkow bertajuk 'Literasi belum Mati' di Gedung Perpustakaan Mastrip Jombang.
 
Ketua PC IPNU Jombang, Ishomudin Haidar mengatakan, hasil riset yang ditemukan cukup mengejutkan. Hanya 36,1 % pelajar di Jombang gemar membaca dari jumlah 363 responden di 21 kecamatan.
 
"Ini temuan yang mengejutkan, di mana Indonesia punya hajat besar pada 2045 (Indonesia Emas 2045) yang bertumpu harapan pada pelajar-pelajar yang akan mendominasi, namun justru mereka minat bacanya rendah," ucapnya.
 
Ia menyebut, hasil riset tersebut tentu harus menjadi perhatian serius bagi berbagai elemen, termasuk elemen pemerintah daerah guna lebih mendorong meningkatkan tingkat gemar membaca pelajar ke depan. Sehingga, kata dia, pelajar atau para pemuda benar-benar bisa menjadi generasi cerdas dan berkualitas.
 
"Ini harus menjadi perhatian kita bersama, Pemerintah Daerah, IPNU-IPPNU maupun keseluruhan, ini akan kita jadikan salah satu isu utama dalam tahun kedua PC IPNU-IPPNU Jombang nanti," jelas Haidar.
 
Ia menjelaskan, metode atau teknik riset yang dilakukan dimulai dari penentuan jenis riset dan pihaknya lebih memilih jenis kuantitatif.  "Kemudian pengumpulan datanya kita e-quisioner, tehnik sampling adalah simple random sampling dan jumlah responden yang diambil 363 responden dari 21 kecamatan," ujar dia.
 
Untuk diketahui, Jombang Student Research (JSR) adalah sebuah lembaga yang diinisiasi pengurus Student Crisis Center (SCC) dan Lembaga Konseling Pelajar (LKP) PC IPNU-IPPNU Jombang pada tanggal 17 Agustus 2018 lalu.
 
Lembaga ini bergerak dalam bidang riset yang bertujuan sebagai media belajar menambah wawasan untuk dijadikan acuan dalam berbagi hal. (Syamsul Arifin/Muiz)

Baca Juga :


nabi sulaiman merupakan seseorang nabi yang dianugerahi kekayaan berlimpah. tidak hanya kayanya nabi sulaiman, dia terlebih lagi dijuluki bagaikan raja seluruh mahluk. kerajaan nabi sulaiman sangat besar.
istananya juga megah, berlapis emas dan juga permata. tidak hanya dikasih anugerah kekayaan, nabi sulaiman pula diberi mukjizat ialah dia mampu paham bahasa hewan dan juga mampu berdialog pada jin, dan mampu menundukan keduanya.
doa nabi sulaiman
seluruh yang dipunyai oleh nabi sulaiman semasa hidupnya tentu tidak lepas dari kuasa alloh swt. doa – doa yang dipanjatkan nabi sulaiman telah dikabulkan dan juga diijabah oleh alloh sampai – sampai dia mampu mempunyai seluruh yang diingininya.

nah, pada masa saat ini banyak orang yang mau berulang mengamalkan doa – doa nabi sulaiman tersebut dengan bermacam – macam tujuan, semisal buat mengharap rejeki dan juga kekayaan, mengobati orang kesurupan, ataupun buat menundukan hewan buas.
oleh karna itu, di informasi kali ini kami hendak mangulas doa – doa tersebut buat mampu kamu hapalkan dan juga kamu amalkan.
doa nabi sulaiman buat kekayaan
doa nabi sulaiman yang kesatu ini merupakan doa yang mampu dipakai buat meminta kelancaran rejeki dan juga buat kekayaan.

bila kamu dikala ini lagi hadapi kesusahan ekonomi, ataupun berharap supaya keuangan kamu lebih baik, amalkanlah doa supaya rezeki bisa dengan mudah serupa yang tercantum dalam surah shaad ayat 35:
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَّا يَنبَغِي لِأَحَدٍ مِّن بَعْدِي ۖ إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ

latinnya:
rabbighfir lii wahab lii mulkan laa yanbaghii li – ahadin min ba’dii innaka antal wahhaab.

maksudnya:
“ya tuhanku, ampunilah saya dan juga anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dipunyai oleh seseorang juapun sesudahku, sebetulnya engkaulah yang maha pemberi. ”

doa tersebut mampu diamalkan tiap kamu tuntas menunaikan sholat fardlu. tetapi, hendak lebih baik lagi apabila kamu aktif menunaikan sholat dhuha dan juga membacakan doa nabi sulaiman tersebut tiap hari.
hendak namun, seluruh doa tersebut wajib diiringi dengan ikhtiar, usaha, dan juga kerja keras kamu karna tidak bisa jadi kekayaan jatuh dari langit tanpa kamu mengusahakannya seorang diri. doa merupakan sekadar munajat yang mampu melancarkan datangnya rejeki.
doa nabi sulaiman buat menundukan hewan dan juga mengusir jin
serupa yang terangkum dalam sejarah kehidupannya di al – qur’an, nabi sulaiman semasa hidupnya dibekali dengan mukjizat mampu berdialog dan juga paham bahasa hewan dan juga jin.

mukjizat nabi sulaiman tersebut amat berguna untuk kemudahan syiar dan juga dakwahnya. dengan mukjizat itu, seluruh hewan dan seluruh jin yang terdapat di wajah bumi tunduk hendak perintah dia.
nah, apabila kamu mau mempunyai sedikit karomah dari mukjizat nabi sulaiman tersebut, amalkanlah doa berikut ini serupa yang tercantum dalam surah an – naml ayat 30 dan juga 31:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ أَلَّا تَعْلُوا عَلَيَّ وَأْتُونِي مُسْلِمِينَ

latinnya:
bismilaahir rahmoonir rohiim. allaa ta’luu ‘alayya wa’tuunii muslimiin

maksudnya:
“dengan menyebut nama allah, yang maha pemurah, lagi maha penyayang. kalau janganlah kalian berlaku sombong kepadaku, dan juga datanglah kepadaku bagaikan orang – orang yang berserah diri. ”

doa di atas mampu dibacakan buat menyembuhkan orang yang kesurupan. bacakan doa pengusir jintersebut di kuping kanan orang yang sakit seraya menekan jempol kaki kanan dan juga kirinya, insya alloh jin yang menggangu dan juga merasuk badan orang tersebut hendak keluar dengan sendirinya.
doa ini sudah banyak dibuktikan dan juga teruji makbul. oleh karna itu, hapalkanlah supaya apabila sesuatu dikala diperlukan kamu dapat langsung memakainya.
tidak hanya buat mengusir jin, doa nabi sulaiman di atas pula mampu dipakai buat menjinakan fauna. misalnya kamu berjumpa ular liar ataupun fauna buas yang lain.
sampai – sampai kamu berposisi dalam bahaya, bacalah doa di atas seraya berpasrah diri kepada alloh. insya alloh, hewan liar tersebut dapat berangkat dan juga tidak mengusik kamu lagi.
doa nabi sulaiman dalam bersyukur
kekayaan, mukjizat, dan juga kekuasaan yang dikasih oleh alloh kepada nabi sulaiman tidak sedikit juga mengganti kepribadiannya.

dia malah senantiasa meminta kepada allah supaya dapat senantiasa melindungi amanat dan juga kodratnya bagaikan mahluk.
dia senantiasa bersyukur dan juga memohon supaya dia terkategori orang – orang yang pandai bersyukur. dan juga malah karna seperti itu alloh setelah itu malah menaikkan nikmat – nikmat kepadanya.
bagaikan seseorang muslim, terdapat baiknya kita meniru perilaku nabi sulaiman dalam menyikapi nikmat yang dikasih alloh kepada kita.
karna, terus menjadi kita bersyukur, hingga alloh hendak terus menjadi menaikkan kenikmatan dalam kehidupan kita. bacalah doa nabi sulaiman buat bersykur berikut ini sebagaimana ada dalam tulisan an – naml ayat 19:
رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ

latinnya:
rabbi awzi’nii an asykura ni’matakal latii an’amta ‘alayya wa’alaa waalidayya wa an a’mala shaalihan tardaahu wa adk – hilnii birahmatika fii ‘ibaadikash shaalihiin

maksudnya:
“ya tuhanku, berilah saya ilham buat senantiasa mensyukuri nikmat mu yang telah engkau anugerahkan kepadaku dan juga kepada 2 orang bunda bapakku dan juga buat mengerjakan amal saleh yang engkau ridhai; dan juga masukkanlah saya dengan rahmat – mu ke dalam kalangan hamba – hamba – mu yang saleh. ”

nah, demikianlah sebagian doa nabi sulaiman yang mampu kami sampaikan di peluang kali ini. mudah – mudahan dengan mengamalkan doa – doa tersebut secara ikhlas dan juga berserah diri, apa yang jadi kemauan kamu mampu dikabulkan oleh alloh swt.
amin allohumma amin.
( sumber: kisahkini. pw )

Baca Juga :

bakar-658x330



Rumah Gumbrek (50) mengalami kebakaran hebat pada Jumat (18/5/18), ia merupakan warga Dukuh Krajan Rt 04 Rw 01, Desa Krebet, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Kebekaran tersebut akibat ulah anaknya.
Kejadian ini berawal saat anak korban bernama Agung (16) marah-marah kepada Gubrek karena minta Handphone dan sekitar pukul 14.00 WIB, saat korban bekerja, Agung keluar rumah dengan membakar kayu di halaman, kemudian api di dalam rumah sudah menyala, selanjutnya Agung berjalan entah kemana. Sedangkan api melalap rumah korban hingga habis.
Menurut Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto kejadian ini dilaporkan oleh Polsek Jabon ke Polres Ponorogo. Setelah mengetahui kebakaran tersebut petugas lalu menguhubungi pemadam kebakaran Pemkab Ponorogo.
“Mobil pemadam kebakaran pun juga datang, api juga sudah bisa dipadamkan, namun rumah korban tetap habis terbakar.” Terang AKP Sudarmanto. Selain rumah yang terbakar, korban juga menderita kerugian perabot rumah tangga dan uang tunai sebesar Rp 3.000.000.00.
Petugas juga sudah mengamankan Agung yang diduga sebagai pelaku pembakaran tersebut di Mapolsek Jambon, sedangkan untuk total kerugian atas kejadian ini sekitar tujuh puluh lima juta rupiah. (Por/Ind/Frm)

Baca Juga :

20180519_123426
Petugas gabungan melakukan razia kos kosan di daerah Tungorono, Kabupaten Jombang.

Hal tersebut dilakukan untuk menjaga sucinya bulan Ramadhan dan mencegah muda-mudi serta pasangan bukan suami gue untuk tidak berbuat mesum.

Gelar razia yang dilaksanakan oleh petugas Gabungan, serta Polsek Jombang tersebut berhasil mengamankan pasangan tanpa surat nikah dan bukan suami istri.

Razia ini dilakukan petugas gabungan dengan harapan situasi di Jombang tetap aman dan kondusif dari penyakit masyarakat selama bulan puasa.

Petugas Polsek Jombang yang dibantu Koramil Jombang dan Pol PP Kec. Jombang itu dilakukan guna penertiban rumah kos di eks lokalisasi Tunggorono, Kec/Kab Jombang.

Dalam razia tersebut, sepasang laki-laki dan perempuan diamankan karena tidak memiliki hubungan suami istri.

Keduanya adalah AS (28) warga Perumahan Pondok Indah, Desa Tunggorono, Jombang, dan DKS (19) warga Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya.

Polisi juga mengamankan wanita berinisial ARD (19) warga Desa Tunggorono, Jombang karena tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Mereka berada dalam satu kamar saat dilakukan razia. Semua yang terjaring kita bawa ke Mapolsek guna pendataan lebih lanjut,” urai Kapolsekta Jombang, AKP Suparno, Jum’at (18/8/2018).

Sasaran dalam razia tersebut adalah rumah kos, petugas gabungan juga merazia eks lokalisasi Tunggorono. Rumah-rumah penduduk yang pernah menjadi tempat lokalisasi juga menjadi sasaran.

“Razia seperti ini akan terus kita lakukan dalam bulan suci Ramadhan ini, guna menjaga kota Jombang agar tetap aman dan kondusif,” tuturnya. (Supriyadi)

Baca Juga :

Jaringan kelompok radikal atau terorisme tanpa banyak disadari menggunakan pemberitaan media untuk sarana propaganda dan berkomunikasi antar sel-sel yang berserak dan terpisah-pisah. Semakin marak dan bombastis pemberitaan pers tentang peristiwa terorisme, maka semakin tercapai tujuan terorisme untuk menebarkan ketakutan dalam masyarakat.
kode-radikal
ilustrasi
Demikian dikemukakan Direktur Eksekutif Indonesia New Media Watch Agus Sudibyo dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (17/5).
Menurut Agus, ketika komunikasi langsung semakin tidak dimungkinkan karena penyadapan lembaga intelijen, jaringan teroris berkomunikasi dan saling berkirim sandi melalui pemberitaan media.
“Maka, pemberitaan tentang insiden Mako Brimob Depok konon diterima sebagai kode bagi sel-sel teroris di tempat lain untuk segera beroperasi,” ujarnya.
Lantas, bagaimana dengan pers Indonesia? Menurut Agus, ketika terorisme sedang beraksi di Indonesia dan saban hari menjadi episentrum pemberitaan pers, memberitakan peristiwa terorisme tentu tidak salah, bahkan harus dilakukan untuk memenuhi hak publik atas informasi, untuk menjalankan fungsi surveillance dan kontrol.
Namun di sisi lain, lanjut dia, pers mesti mempertimbangkan dampak sistemik, perlu berhitung ulang tentang prinsip kebebasan pers yang fungsional dan bukan sebaliknya kontraproduktif bagi nilai-nilai yang lain: kemanusiaan, keamanan nasional, penegakan hukum, ketentraman sosial, recovery korban dan keluarganya dan lain-lain.
“Travel advice sudah dilakukan beberapa negara besar, penurunan nilai rupiah di depan mata, goncangan terhadap sektor pariwisata mulai dikhawatirkan sebagai akibat teror bom,” terangnya.
Agus menegaskan, semua pihak sudah harus berpikir tentang mengedepankan kepentingan nasional daripada kepentingan pribadi atau kelompok. Tanpa terkecuali pers. Tentu saja ini bukan perkara yang mudah. Pasalnya, sudah menjadi naluri wartawan untuk memburu dan memberitakan yang penting, mendesak, kontroversial dan menarik perhatian khalayak.
“Di sinilah lahir dilema antara melayani hak publik atas informasi di satu sisi, dan dorongan untuk turut menjaga situasi yang kondusif bagi penyelesaian masalah di sisi lain. Apa boleh buat, kebebasan pers tidak berdiri di ruang kosong, dia bersisihan dan berkelindan dengan nilai nilai publik yang lain,” katanya.
Pers Barat sekarang semakin selektif terhadap klaim, kiriman video dan berbagai pernyataan ISIS. Mereka belakangan tidak begitu saja memuat klaim-klaim ISIS. Sebaliknya, mereka telah berpikir untuk tidak mau terjebak dalam propaganda ISIS. (**)

Baca Juga :

IMG-20180519-_WA0026-800x445-678x381
Direktorat Krimsus Subdit Cybercrime Polda Sumut menangkap oknum PNS yang bekerja sebagai dosen Ilmu Perpustakaan di Universitas Sumatera Utara (USU) bernama Himma Dewiyana Lubis alias Himma dirumahnya Jalan Melinjo II Komp. Johor Permai Medan Johor Kota Medan.
Ianya ditangkap pada hari Sabtu (19/5/2018) karena salah satu postingan akun facebook Himma tersebut viral hingga mengundang perdebatan hangat netizen dan diduga menyampaikan ujaran kebencian.
Saat itu, setelah tiga serangan bom bunuh diri pada Minggu (13/5/2018) di tempat ibadah Surabaya, Himma Dewiyana memosting sebuah tulisan yang menyebutkan kalau 3 bom gereja di surabaya hanyalah pengalihan isu

“Skenario pengalihan yg sempurna…
#2019GantiPresiden” tulis akun facebook Himma Dewiyana.

Setelah postingannya viral, Himma yang juga memiliki pendidikan terakhir S2 ini pun langsung menutup akun facebooknya. Namun, postingannya sudah terlanjur discreenshoot netizen dan dibagikan ke media daring.
“Himma ditangkap dalam perkara diduga adanya pelanggaran tindak pidana ujaran kebencian yang menyebutkan setiap orang dengan sengaja menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat 2 UU ITE,” jelas Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja SIK., menyampaikan pasal UU ITE yang dilanggar Himma.

32313093_1785575194834560_2238059268412538880_n

Kabid Humas mengatakan motif tujuan pemilik akun Facebook Himma Dewiyana yang dimilikinya tersebut karena terbawa suasana dan emosi didalam media sosial facebook dengan maraknya caption / tulisan #2019GantiPresiden.

“Ia mengaku merasa kecewa, jengkel dan sakit hati atas kepemimpinan Bapak Jokowi selaku Presiden Republik Indonesia yang telah mengabaikan janji – janji pada saat kampanye pemilihan Presiden ditahun 2014,” ujar Kabid Humas.

“Pelaku mengakui menulis status tersebut tanggal 12 Mei 2018 dan 13 Mei 2018 dirumahnya,” ujar Kabid Humas.
Kabid Humas mengatakan karena telah meresahkan masyarakat, personil Cybercrime Polda Sumut yang melaporkan sendiri akun tersebut sehingga dugaan ujaran kebencian yang dilakukan oleh pelaku dapat diusut.

Sebelumnya tidak ada masyarakat yang melaporkan kasus tersebut secara resmi ke Kepolisian.

Wanita kelahiran tahun 1972 tersebut kini telah berada di Mapolda Sumut untuk dilakukan penyidikan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Petugas telah memeriksa saksi dan menyita barang bukti berupa handphone Iphone 6S dan SIM card milik pelaku untuk kepentingan penyidikan,” kata AKBP Tatan.
Polisi juga melakukan Digital Forensik terhadap handphone pelaku Himma dan melakukan pendalaman bilamana ada motif lain terkait pemostingan ujaran kebencian yang dimaksud.
Begitu dahsyatnya serangan bertubi-tubi dari kelompok teroris, malah di media sosial bertebaran postingan-postingan hoax hingga mengundang ujaran kebencian.
Pemosting ujaran kebencian dan hoax ini ternyata bukan dari kalangan masyarakat bawah, tetapi masayarakat yang berpendidikan tinggi.
Untuk itu Kabid Humas Polda Sumut menghimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan dalam memposting sesuatu di media sosial, karena setiap postingan di media sosial memiliki pertanggungjawaban hukum sesuai diatur dalam Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang Undang nomor 11 tahun 2008 atau UU ITE.
“Mari ciptakan kedamaian dan kesejukan saat berinteraksi di media sosial. Bijaklah dalam bermedia sosial. Jangan sampai menyebarkan Hoax dan menimbulkan ujaran kebencian,” himbau Kabid Humas.

Baca Juga :

32765158_1491576604303814_4635479630441086976_n
Ketika Indonesia diguncang teror bom, seperti Surabaya, Sidoarjo bahkan Riau, Pemuda Ansor merasa prihatin, dan negara harus segera bertindak.
Ketua Ansor Jombang, H Zulfikar mengatakan pada suarajatimpost.com bahawa teroris adalah pembunuh berdarah dingin bukan atas nama agama.
"Saya menyebut teroris itu merupakan kejahatan kemanusian, dan kami sebagai Ansor, Banser berkomitmen menjaga NKRI terutama dengan empat pilar kebangsaan," jelasnya, Jumat (18/5).
Ia menambahkan bahwa Senior pendiri Ansor juga melakukan totalitas ngak cuman parsial. Pemuda Ansor meyakini para muazis, terdiri dari Ulama terdahulu pendiri gerakan Ansor berperang melawan penjajah.
"Kiai Mbah Hasyim Ashari pernah menyampaikan antara Agama dan Nasionalisme tidak bisa terlepas, agama saja tanpa nasionalisme seperti kejadian di timur tengah yang sedang berkonflik. Nasionalisme tanpa agama juga akan berantakan, karena agama bertujuan untuk mengatur ketidak aturan itu, kalau manusia tidak di kasih agama yang se enaknya sendiri, jadi agama dan nasionalisme itu sangat penting," paparnya.
Yang perlu di kuatkan adalah pendidikan kecintaan terhadap Indonesia, yang sekarang  hampir luntur. Maka pendidikan di sekolah wajib menghafal Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945.
"Ayo kita melakukan pendidikan warga bangsa ini secara masif secara merata tentang apa, ya kecintaan pada ke Indonesia an, orang kita hidup di bumi Indonesia. Kalau tidak mau ya silakan keluar dari Indonesia, kita punya landasan ideologi kita ada konstitusi kita juga ada, lah edukasi pendidikan ke Indonesian itu penting," katanya.
Lanjut beliau juga mengutuk para teroris dan Ansor siap untuk memerangi itu. Siap melawan Teroris dan mengecam tindakannya, juga sangat mendukung langkah Pak Presiden mengeluarkan Perpu bila Undang undang teroris tidak segera di sah kan.
"Saya mendukung sekali, apa yang dilakukan Presiden akan mengeluarkan Perpu soal Terorisme, karena bila tidak ada aturan yang mengikat maka bila ada kejahatan yang dilakukan teroris, penegak hukum susah menindak paling hanya seremonial uncapan kutuk, lawan tindakan teroris, ucapan berduka atau yang lainnya. Akan terus seperti itu sebelum ada Undang undang yang mengikat, dan Ansor Banser berkomitmen NKRI harga mati, Pancasila Jaya, Nusantara milik kita," ungkap  sapaan akrab Gus Antok.

Reporter: Hariyanto

Baca Juga :

Jokowi-buka-_Puasa

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak ingin ada satu keluarga di Indonesia ‘hancur’ karena orangtua menerapkan ideologi terorisme. Hal ini dikatakan Presiden terkait teror bom yang mengguncang tiga Gereja di Surabaya, Jawa Timur.
Pelakunya satu keluarga yang melibatkan anak. Pernyataan Jokowi ini juga dikuatkan oleh salah satu pengamat teroris Internasional, Sidney Jones mengatakan bahwa serangan teror satu anggota keluarga di Surabaya pertama kali di dunia.
“Kami berharap semuanya jangan sampai ada lagi keluarga Indonesia yang hancur karena ideologi ini,” ujar Jokowi di acara buka puasa bersama pimpinan lembaga negara dan menteri di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (18/5/2018).
Menurut Presiden, orang tua seharunya bisa membangun rasa optimisme pada anak-anak dan memberikan contoh yang baik. Namun karena orang tua sudah kena ideologi terorisme, sehingga mengajarkan hal-hal yang tidak baik kepada anak.
“Hilang semuanya karena keluarga itu mengikuti ideologi terorisme,” kata Jokowi.
Presiden memastikan, pemerintah bersama DPR akan segera merampungkan Revisi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2003 tentang pemberantasan tindak pidana terorisme.
Kemudian Presiden menyampaikan, pemerintah saat ini tengah membentuk Komando Operasi Khusus Gabungan. Koopssusgab akan terdiri dari Kopassus, Marinir, dan Paskas. Bersama Polri, mereka akan memberantas teroris di tanah air.
“Dalam rangka beri rasa aman pada rakyat tapi dengan catatan itu dilakukan apabila situasi sudah di luar kapasitas Polri. Artinya, tindakan preventif lebih penting dibandingkan langkah represif,” kata Jokowi.
“Langkah preventif paling baik adalah, bagaimana kita semuanya membersihkan lembaga pendidikan dari TK, SD SMP SMA, perguruan tinggi, dan ruang publik di tempat umum dari ajaran ideologi yang sesat yaitu terorisme,” Jokowi menambahkan. (SFA)
Sumber: TribunNews

Baca Juga :

Benda-_Mencurigakan-2
Pintu masuk Tol Sidoarjo Jawa Timur digegerkan dengan adanya temuan benda yang mencurigakan. Benda mencurigakan yang diduga bom ini membuat para pengguna jalan memperlambat laju kendaraanya.
Informasi yang diperoleh, benda yang mirip dengan bungkusan bom itu di buang oleh seseorang yang mengendarai kendaraan sedan warna putih. Usai membuang benda tersebut kendaraan itu langsung menuju ke arah timur.
Bambang Sundoro, Satpam setempat mengetahui adanya barang tersebut setelah ada pengendara yang melaporkan atas temuan benda yang mencurigakan tersebut.
“Setelah saya cek, saya melihat ada tiga pipa menempel jadi satu, ada baterainya dan ada lampu sinyalnya,” kata Bambang, Jumat (18/5/2018)
Kasus ini telah dilaporkan ke pihak aparat kepolisian. Sementara itu adanya penemuan benda yang mencurigakan ini sempat membuat antrian panjang terjadi di jalur tol yang menuju ke arah Surabaya maupun dari arah sebaliknya.

Baca Juga :

Aman-_Abdurrahman-_Gembong-_Teroris-_ISISTerdakwa kasus terorisme Aman Abdurrahman dituntut hukuman mati. Jaksa penuntut umum (JPU) menilai dia terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan dalam berbagai aksi teror di Indonesia. “(Menuntut) menjatuhkan pidana kepada Aman Abdurrahman dengan pidana mati,” kata JPU di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Jumat, 18 Mei 2018.
Mendengar tuntutan Jaksa, Aman Abdurrahman, gembong teroris ISIS di Indonesia tampak panik dan menggeser posisi duduknya. Dalam pertimbangannya, JPU melihat banyak hal yang memperberat Aman. Aman adalah residivis kasus terorisme yang menjadi pengagas Jamaah Ansharud Daulah (JAD).
Aman juga dianggap menjadi penganjur amaliah teror kepada para pengikutnya. Pemahaman soal syirik demokrasi yang disebar Aman di internet juga dapat memengaruhi banyak orang.
Perbuatan teror yang diinisiasi Aman juga telah menelan korban jiwa, termasuk anak-anak. Para korban hidup juga menderita luka cukup parah yang sulit dipulihkan. “Tidak ada hal yang meringankan dalam perbuatan terdakwa,” ungkap JPU. Setelah Aman Abdurrahman dibawa pergi, kursi terdakwa tampak basah. Aman Abdurrahman kencing di celananya di kursi terdakwa.
Aman alias Oman didakwa sebagai aktor intelektual yang memberikan doktrin kepada pelaku bom bunuh diri di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada 14 Januari 2016. Dia juga disebut ada di balik teror bom Kampung Melayu dan Samarinda.
Dia memberikan doktrin kepada para pengikutnya yang mengunjunginya di penjara. Mereka diperintahkan untuk berjihad dengan menjadikan warga negara asing, terutama Prancis dan Rusia, sebagai target.
Aman didakwa dengan Pasal 14 juncto Pasal 6 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. (SFA)
Sumber: MelekPolitik
Powered by Blogger.
close
Banner iklan disini